Hubungan Efek Samping Obat Dan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien TBC Di RS Sari Asih Karawaci
Keywords:
tuberkulosis, kepatuhan minum obat, dukungan kelurga, efek samping obatAbstract
Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang paling sering menyebar di paru-paru akibat infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang termaksud sepuluh besar penyakit penyebab kematian di dunia. Penyebab kematian tinggi dan masalah pada tuberculosis paru karena ketidakpatuhan minum obat. Beberapa hal yang dapat mempengaruhi kepatuhan minum obat diantaranya pemahaman instruksi, interaksi, faktor individu (efek samping obat), dukungan keluarga, dukungan sosial dan dukungan professional kesehatan. Namun hal yang paling penting adalah dukungan keluarga dan faktor individu (efek samping obat).
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan efek samping obat dengan kapatuhan minum obat pada pasien TBC dan hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien TBC. Metode: Penelitian non-eksperimen deskriptif analitik dengan pendekatan crossectional sebanyak 30 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan skala ordinal yang di uji menggunakan uji Somers’ Gamma.
Hasil: Hasil uji Somers’ Gamma menunjukkan p value=0,049 (<0,05) dengan nilai R=0.914 yang berati terdapat hubungan yang sangat kuat antara efek samping obat dengan kepatuhan minum obat. Selain itu, uji Somers’ Gamma menunjukkan p value=0,008 (<0,05) dengan nilai R=0.880 yang berati terdapat hubungan yang sangat kuat antara dukungan kelurga dengan kepatuhan minum obat.
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang sangat kuat antara efek samping obat dengan kepatuhan minum obat dan terdapat hubungan yang sangat kuat antara dukungan kelurga dengan kepatuhan minum obat.
References
Aripin, Tanty, H. N., & Pangestu, C. T. (2025). Hubungan Kepatuhan Minum Obat Dengan Kualitas Hidup Penderita Tuberkulosis Di Rumah Sakit Islam Sukapura. 4(2), 133–142.
Fitri, R. (2020). 3 . 1 Desain Penelitian Penelitian ini adalah penelitian deskriptif , Menurut Notoatmodjo ( 2018 ) penelitian deskriptif adalah penelitian yang diarahkan untuk mendeskripsikan atau menguraikan suatu keadaan didalam suatu komunitas atau masyarakat . Peneli. Poltekkesbandung.Ac.Id, 39–53.
Hasanah, W. M. (2024). Hubungan Efek Samping Obat Anti Tuberkulosis (OAT) Dengan Kepatuhan Meminum Obat Pada Pasien Tuberkulosis Resistan Obat (TBC RO) Di Orgnisasi Psien TB RO Jawa Timur. 15(1), 37–48.
Idha, S. (2023). Hubungan Dukungan Keluara Dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Tuberkulosis Paru Di RS Paru Dr. Ario Wirawan Kota Salatiga (pp. 1–86).
Kemenkes. (2024). Tuberkulosis. 2030.
Nasution, M. S. (2021). Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat Tuberculosis Paru (TB Paru) Pada Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Batu Horpak Kecamatan Tano Tambongan Angkola Tahun 2021. 1–99.
Poerwahyuningrum, N., Fajrin, F. A., Rahardjo, A. M., Prsetyowati, I., Arwi, K. M., & Machlaurin, A. (2025). Impact of Side Effects on Adherence in Drug- Resistance Tuberculosis Treatment at RSD dr . Soebandi Jember. 14(1), 172–185.
Pramono, J. S., Noorma, N., Gandini, A. L. A., & Fitriani, S. (2021). The Effect of Side Effects Tuberculosis Treatment in the Early Stage Towards Compliance with Tuberculosis Patients. 5(1), 29–32.
Sofiana, L., Ayu, S. M., Amelia, D., Adiningsih, P., Azizah, A. R., & Safitri, A. A. (2022). Medication Adherence of Tuberculosis Patients in Yogyakarta: A Cross Sectional Study. Journal of Health Education, 7(2), 95–106.
Syafiq, M. R., Erlinawati, & Sudiarti, P. E. (2024). Hubungan Efek Samping Obat Anti Tuberkulosis ( OAT ) Dengan Kepatuhan Berobat Pasien Tuberkulosis Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Tambang. 3, 420–425.
WHO. (2025). Tubercolosis (TBC).